Pernah nyobain diramal? Entah diramal sama temen sendiri atau bahkan pergi ke peramal beneran kayak Mbah Dukun yang sedang ngobatin pasiennya. Mbah dukun baca mantra, dengan segelas air lalu pasien disembur. Beberapa kalimat barusan kayaknya familiar banget ya bagi anak-anak tahun 2000-an. Tapi pernahkah kita sendiri yang coba menjadi seorang peramal?

Tidak perlu membawa bunga tujuh rupa atau sesaji yang bikin bulu kuduk merinding. Zaman modern yang serba online ini kita cukup menyiap paket data, dan Yup! Selamat Anda kini telah menjadi seorang peramal.

Coba saja kunjungi sebuah situs yang bernama peteranswers.com. Situs ini menyebut dirinya sebagai virtual tarot. Pada bagian atas halaman utama tertulis bahwa si Peter memberikan kesempatan untuk bertanya perihal apaupun, dengan syarat menulis petisi terlebih dahulu.

Petisi yang dimaksud di sini adalah sebuah kalimat “Peter please answer the following question“. Apakah harus kalimat itu? Iya secara teori, tapi kenyataannya tidak. Situs ini merupakan salah satu situs prank. Terdapat dua kolom, yang pertama adalah kolom Petition. Di kolom Petition ini saatnya kita memasukkan jawaban dari pertanyaan yang akan kita ajukan nanti. Jadi ini semacam UNAS, soal dan jawaban sudah disiapkan sebelumnya.

Cara memasukkan jawaban yakni ketikkan tanda titik (.) lalu ketik jawaban yang telah disiapkan. Setelah kita mengetik tanda titik, apapun jawaban yang kita ketik, karakter yang tampil pada layar adalah tulisan “Peter please answer the following question“. Orang yang kita ramal atau katakan saja si korban tidak akan menyadari sesungguhnya apa yang sedang kita ketik itu.

Sehabis menulis jawaban pada kolom Petition, saatnya pada kolom Question kita ketikkan sebuah pertanyaan yang membutuhkan jawaban dari yang telah kita sediakan tadi. Setelah mengetik pertanyaan bisa diakhiri dengan tanda tanya (?) atau pun langsung di-enter, maka akan muncul process bar kurang lebih selama satu detik, lalu taa… da… Sebuah jawaban muncul benar-benar menunjukkan hasil ramalan.

Trik dari Peter yang mengharuskan menulis jawaban di awal, lebih baik kita berdiskusi dahulu dengan calon korban tentang apa yang ia ingin tanyakan sebelum kita bertanya pada Peter, agar jawaban yang kita siapkan pasti tepat sasaran. Selamat mencoba, oh iya, gunakan dengan happy dan bijak ya guys.

Leave a Reply