Kisah Topeng Para Wanita

Wanita adalah satu satunya bentuk kehidupan yang sering disejajarkan dengan Harta dan Tahta. Wanita sebagai salah satu bentuk pencitraan atas tinggi rendahnya sebuah prestige dan harga diri. Wanita kerap disandingkan sebagai boneka cantik yang bertahtakan kepalsuan. Ironis dan dramatis, ketika kecantikan dan kemurnian seorang wanita kemudian disandingkan dengan benda kotor bernama harta.

Dengan semakin kuatnya keironisan itu, akan semakin tebal pula topeng yang dikenakan sang wanita. Membentuk bentengnya sendiri dari dunia luar. Menyembunyikan jati dirinya agar tak tersentuh oleh dunia. Menutup pintu hati dan menguncinya dari dalam. Membiarkan jasad dirinya hidup sebagai boneka, tidak berdetak dan dingin.

Kehangatannya hanya akan dilihat oleh seseorang yang benar benar memperhatikan. Kebaikannya hanya akan terbaca apabila seseorang mampu menatap jauh kedalam matanya. Detak jantungnya hanya akan didengar oleh seseorang yang benar benar mendengarkan kisahnya. Dan senyum manisnya hanya bisa diukir oleh seseorang yang benar benar melindunginya.

Tidak mudah untuk membuka topeng para wanita. Tidak dengan kekuatan atau kekuasaan. Hanya ketulusan dan kepercayaan yang bisa membuatnya membuka hati. Dan dengan gambar ini akan menceritakan kisah mereka. Karena semua kisah selalu berawal dari Once upon a time. . .

Release Me - Pen on Paper - Annisa Fadlila

RELEASE ME
Pen on paper
2014

 

Sobber Fanged - Pen on Paper - Annisa Fadlila

SOBBER FANGED
Pen on paper
2014

LL See - Pen on Paper - Annisa Fadlila

‘LL SEE
Pen on paper
2014

Nama : Annisa Fadlila

Contact : +6285729202616 // line/IG @annisafadlila // email : [email protected]

SHARE
Previous articleSeni Digital Noviar Rahmat
Next articlePembangunan di Era Zaman Sudah Gila
LYT adalah media dalam memperluas pengetahuan khalayak akan informasi. Konten informasi yang LYT berikan selaras dengan apa yang dibutuhkan khalayak anak muda saat ini. Berbagai bentuk informasi LYT wadahi untuk memperkenalkan sesuatu yang dapat disalurkan. LYT bekerja atas dasar kreatif, inovatif, informatif, sosial, dan teknologi yang sesuai dengan visi perusahaan yang dibangun.

Leave a Reply