Sinema November menjadi program Siar Sinema 2015 yang hadir dengan pemutaran film
sebagai wahana eksebisi dan apresiasi film – film Jawa Timur. Bukan sekedar gagasan namun
semangat keaktifan kegiatan budaya film di Jawa Timur juga menjadi pilihan film – film yang kami
hadirkan pada Cari Film tahun ini, seperti film yang diperoleh dari Layar Kemisan dan Gresik Movie,
komunitas yang cukup rutin dengan berbagai program – programnya sekaligus sebagai jaringan
komunitas dari kegiatan Siar Sinema tahun lalu. Karena menonton adalah kegiatan aktif, yang mana
penonton dapat merasakan apa yang terjadi di layar, maka kami merasa perlu untuk menghadirkan
film – film baru karya pembuat film Jawa Timur dalam program Cari Film. Teknik mencari film secara
langsung melalui jaringan komunitas atau perorangan merupakan pilihan bijak untuk menjemput
beragam film yang telah di produksi yang kerap kali proses pendistribusiannya dirasa gagap.

Kami pun menghadirkan program baru yaitu Jatim On Screen yang menayangkan kembali
film – film karya pembuat film Jawa Timur yang sedikitnya dapat menambah referensi film bagi
pembuat film yang terus lahir dari kota Malang khususnya dan Jawa Timur umumnya. Seperti film
Tumiran (karya : Vicky Hendri) dan Nitisara (karya : Rana Maulidia) yang sudah mendapatkan
apresiasi dari festival – festival seperti FFD (Festival Film Dokumenter), FFS (Festival Film Solo), dan
Malang Film Festival. Kami ada harapan bahwa tak hanya di festival film ini dapat dinikmati, namun
di pemutaran – pemutaran lain pun dapat dirasakan.

Siar Sinema 2015 - 2

Menghadirkan Buttonijo distributor platform online yang akan presentasi mengenai program
yang sedang berjalan yaitu USB Sinema, juga akan menyinggung soal distribusi film alternatif yang
masih dirasa gagap di lingkup film alternative di Jawa Timur. Maka dari itu, kami akan berdiskusi soal
distribusi film hingga kenapa Buttonijo menggunakan USB sebagai media distribusinya. Kami pun
juga menghadirkan pemutaran film “Another Trip To The Moon” (Karya Ismail Basbeth), dan
kerjasama dengan Program KOLEKTIF dengan menghadirkan film “Siti” (Karya : Eddie Cahyono).

Kiranya kalimat “Untukmu Generasiku” dalam Sinema November ini kami munculkan,
terinspirasi dari band rock Malang yaitu ELPAMAS, berasal dari daerah Pandaan yang juga masih
termasuk daerah Malang, juga menggambarkan perjalanan kami dalam berproses di Siar Sinema.
Harapannya Sinema November dapat menjadi hidangan hangat yang disajikan bagi khususnya
penggiat film berbasis komunitas yang tiap tahun mengalami regenerasi dan umumnya penggiat film
secara luas. Kamipun merasa persoalan regenerasi adalah dinamika komunitas yang agak sulit
dipecahkan, hingga pada kasus intervensi pengalaman yang berlebih dari pendahulunya. Selain itu,
persoalan TV dirasa sudah menjadi benda yang wajib hadir disetiap rumah, kami mencoba
mengalihkan dengan tontonan lain terutama di jam primetime, yang sama dengan jam pelaksanaan
Sinema November ini. Maka kalimat ini dirasa cocok untuk menggambarkan Sinema November ini.

SOURCEPress Release
SHARE
Previous articleGoogle Future Telling : Seperti apa masa depanmu?
Next article13 Cara Smartphone Membuat Kita Gak Smart
LYT adalah media dalam memperluas pengetahuan khalayak akan informasi. Konten informasi yang LYT berikan selaras dengan apa yang dibutuhkan khalayak anak muda saat ini. Berbagai bentuk informasi LYT wadahi untuk memperkenalkan sesuatu yang dapat disalurkan. LYT bekerja atas dasar kreatif, inovatif, informatif, sosial, dan teknologi yang sesuai dengan visi perusahaan yang dibangun.

Leave a Reply